PATURAY TINEUNG

0
1488
            Katanya hal yang paling membahagiakan ketika kuliah adalah saat kita bisa wisuda tepat waktu, syukur-syukur bisa lebih cepat. Selain bisa membanggakan orang tua, kita juga bisa mengamalkan ilmu yang selama ini kita pelajari. Mendapatkan gelar “Sarjana Pendidikan (S.Pd)” mungkin menjadi hal terindah setelah bertahun-tahun kuliah di program studi Pendidikan Akuntansi, menyusun skripsi, sampai pada sidang yang katanya horror.
            Nah, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Akuntansi (Himadiksi) khususnya kompartemen IV (Sosial dan Politik) punya satu program kerja yang keren banget, namanya Paturay Tineung.
Paturay Tineung itu apa sih? Kok agak susah ya namanya…
            Paturay Tineung berasal dari Bahasa Sunda yang artinya perpisahan. Meskipun perpisahan, tapi acara Paturay Tineung sendiri dijamin seru banget. Jadi, kompartemen IV sengaja mempersiapkan acara khusus untuk akang-akang dan teteh-teteh yang di wisuda dengan harapan dapat memberikan kesan di hari yang katanya istimewa itu. Persiapannya sendiri lumayan memakan waktu dan tenaga loh…
Acaranya gimana?
            Acara Paturay Tineung dimulai dengan penjemputan akang-akang dan teteh-teteh yang di wisuda di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia, gedung yang selalu digunakan untuk menyambut mahasiswa baru (maru) dan gedung yang digunakan juga untuk melepas para calon pendidik terbaik Indonesia.

Penjemputan di Gymnasium
Suasana di Gymnasium ini yang paling seru, karena banyak mahasiswa dari semua program studi di Universitas Pendidikan Indonesia yang sengaja berkumpul untuk menjemput kakak tingkatnya. Ada yang teriak yel-yel, ada yang pake properti sesuai program studinya dan yang paling unik adalah adanya mascot. Semuanya berani gila-gilaan meskipun cuaca panas, demi akang dan teteh tercinta… Nah, khusus untuk akang-akang dan teteh-teteh Pendidikan Akuntansi yang udah ganteng dan cantik ini, setelah dijaring akan diiring ke Gedung Garnadi 01 untuk acara selanjutnya.

Penjaringan Kakak Tingkat
Kenapa mascotnya kalkulator dan kenapa harus ke Garnadi sih?
            Sebagai mahasiswa Pendidikan Akuntansi tentu kalkulator menjadi perlengkapan kuliah yang paling penting. Ibarat pejuang bangsa Indonesia zaman dahulu, mungkin kalkulator itu sama pentingnya seperti bambum runcing. Nya nu penting mah lucu weh atuh, akang, teteh… Sedangkan, Gedung Garnadi sendiri adalah gedung yang menjadi saksi bisu perjuangan selama kuliah, bisa dibilang ada harapan agar akang dan teteh bisa mengenang ruang G.01 untuk terakhir kalinya… L

            Himadiksi sendiri sudah mempersiapkan Gedung Garnadi 01 khusus untuk akang dan teteh. Acara Paturay Tineung di Gedung Garnadi ini, terdiri dari sambutan-sambutan, wawancara kesan dan pesan kepada akang dan teteh, penyerahan souvenir dan yang wajib ada adalah fober (foto bersama).

Sambutan dari Kang Taufik
Kang Rully in action

Meskipun cukup sederhana, sebenarnya semua itu adalah bentuk rasa sayang dan ucapan selamat dari kami, adik tingkat kalian J Tentu saja, dibalik itu semua ada rasa terima kasih untuk segala bimbingan akang dan teteh yang mungkin tidak bisa kami sebutkan satu persatu. Kami hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk akang dan teteh.

It’s time to FOBER

Selamat untuk gelar yang didapat, akang dan teteh…
Semoga ilmu yang diperoleh dapat diamalkan dengan baik.















Created by Intan Lela Nur'ani
Supported by Taufik M.S & Remiyanti, HIMADIKSI-UPI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here