Panggil Aku, Lina Lathifah..

0
62

Pada hari, bulan, dan tahun

Aku terbangun ke dunia dengan tangis dan sukacita

Nyanyian merdu adzan dari mulut ayah

Getarkan jiwa putih yang tak kenal nama

Goreskan cerita dan perjuangan

Iringi langkah bersama menuju sebentuk nama

Lalu mereka ajarkan aku sebuah kehidupan

 

Aku dengan jemari kecil nan lemah

Kuhaturkan nada manja dan ceria

Untaian tawa bersautan dengan kasih sayang ayah dan bunda

 

Lemah lembut hadapi rintangan hidup, aku harus

Impian yang bergejolak, aku haus

Nada-nada kemenangan dinantikan, aku harus

Angkasa menantang goresan kebaikan, aku haus

 

Lilin kecil cermin hidupku, tak mengapa

Api rintangan dan bara kesulitan, tak seberapa

Tangis air mata sedalam lautan, tak apa

Hanya ku berharap pada Sang Kuasa

Ingat ku bernyawa hanya karena-Nya

Fatamorgana hidup yang sangat melelahkan bak sebuah drama

Akan ku simpan dalam diary hidup untuk-Nya

Hingga tiba saatnya hanya kunantikan sebentuk senyum dari-Nya..

 

(Sanggar Indah Banjaran, 1 Agustus 2015)

by : Lina Lathifah (Pendidikan Akuntansi UPI , angkatan 2013)

SHARE
Previous articleMenabur MOS, Menuai Mouse ?
Next articleEmbun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here