Implementasi Pendidikan Terhadap Politik Di Indonesia

0
91

 Politik dan Pendidikan adalah 2 kata yang indah berjuta makna yang sangat berarti untuk membangun suatu Negara, termasuk membangun Negara Kita Tercinta yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun, 2 kata itu banyak yang mengartikan dengan penafsiran yang berbeda sebagai contoh : Seorang Guru akan mengartikan bahwa Pendidikan adalah saran untuk membuat anak didik mereka menjadi seseorang yang cerdas dan mempunyai wawasan yang luas, dan Politik ia artikan sebagai alat untuk menghasilkan produk-produk operasional pendidikan yang mendukung keberlangsungan pendidikan, Sedangkan Menurut Pemuka Agama Pendidikan Adalah sebuah keharusan untuk semua umat agar mampu mengetahui tentang ilum-ilmu ketuhanan yang mampu membimbing kehidupan dunia dan akhirat, sedangkan Politik mereka artikan sebagai sarana untuk menyebarkan dakwah paham paham keagamaan yang mereka yakini dan memberikan mereka ruang untuk mendekatkan mereka dengan para pengikutnya. Satu lagi seseorang yang mengartikan pendidikan dan politik yang menarik untuk diketahui yaitu dari Para Wakil Kita Di Pemerintahan, Mereka mengartikan Pendidikan sebagai sarana untuk mendapatkan Gelar setinggi tingginya agar mendapatkan pengakuan dari semua pihak dan satu lagi adalah untuk mendapatkan tiket untuk menggapai kekuasaan, dan mereka Mengartikan Politik adalah sebagai tunggangan mereka untuk memperoleh kekuasaan yang tiketnya sudah mereka raih ketika mereka menempuh jalur pendidikan, disamping itu ada segelintir wakil rakyat yang memang mengabdikan diri mereka untuk rakyat mengartikan politik selain untuk memperoleh kekuasaan adalah untuk mempermudah mereka untuk membantu mensejaterakan rakyat yang memberikan mereka amanah, namun kebanyakan mereka mengartikannya selain untuk mendapat kekuasaan adalah untuk mencapai tujuan mereka dan golongannya. Nah, Kalian Menyukai Pengertian Yang Mana? Atau kalian mempunyai pendapat sendiri?

Dalam kajian yang kami laksanakan pada hari Senin, 04 Mei 2015 kami membahas tentang “Implementasi Pendidikan Terhadap Politik di Indonesia”, dan mendiskusikannya dengan pemateri yang mempunyai wawasan tentang pendidikan dan politik yang cukup luas karena beliau sudah mempunyai pengalaman yang tak terhitung jumlahnya, dan itu terbukti dengan materi yang beliau paparkan menerangkan dengan jelas tentang seluk beluk pendidikan dan politik di Indonesia dengan membandingkannya dengan Negara Lain, dan itu sangat membantu untuk menambah pembendaharaan peserta diskusi tentang pendidikan dan politik di Indonesia beliau tak lain adalah Rina Febriani salah satu senior dan panutan kami di Himadiksi.

Dalam keseharian kita saat ini, pasti kita sering mendengar bahwa orang-orang berpendapat tentang pendidikan yang dicampur adukkan dengan politik, tapi tahukah anda? Bahwa sebenarnya pendidikan dan politik tak bisa dipisahkan karena apa? : karena produk-produk pendidikan dihasilkan oleh kebijakan-kebijakan yang diambil dalam berpolitik, sebagai contoh kurikulum sebagai acuan pendidikan, itu adalah salah satu produk kebijakan politik yang di implementasikan kepada pendidikan, hal itu membukakan wawasan kita bahwa masih banyak orang yang menyalah artikan situasi politik dan pendidikan sebagai sesuatu yang tak boleh disatukan atau di campur adukkan.

cc : https://pbs.twimg.com/media/CHRnsVCUMAAzTEK.jpg:large

created by : Ali Sopian (pend.akuntansi’14) | posted by : Anggita Nuraini (pend.akuntansi’14)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here