Embun

0
88

Aku tersudut di pojok ruangan hitam

Penuh penantian dan penuh kerinduan

Jiwa gelisah, suara hati menggema keras

Seolah dunia yang mampu tunjuk adanya

 

Aku kehilangan warna putih

Aku mencarinya, mencoba menyelamnya

Raga ku jajahi, hati ku berlari

Menanti penantian tak henti-henti

 

Embun..

Kali ini kau datang menyapa lembut

Engkau sejuk, tawarkan kedamaian

Engkau anggun dengan kesederhanaan

Aku takjub menanti pendewasaan

Indah warnamu tebarkan kebaikan

Mengembun lekat dan dekat

Mampu membiusku, sangat sadarkanku

 

Aku damai, kau memberi jalan

Aku mengarungi permadani ampunan

Arahku mengkiblat, cahaya putih mendekat

Beginilah kesederhanaamu, Embun..

Kau, Embun ku..

 

(Rancaekek, 4 Agustus 2015)

by : Lina Lathifah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here